Gejala Alergi Pada Anak Karena Makanan

Alergi menjadi salah satu penyakit yang tidak hanya dapat menyerang oleh orang dewasa namun juga oleh anak-anak. Gejala alergi pada anak sama seperti gejala alergi pada umumnya seperti gatal-gatal, timbul ruam, bentol merah dan terkadang dapat menyebabkan sesak nafas dan jika tidak segera diobati dapat berakibat fatal. Penyebab dari alergi makanan berbeda-beda dan sebagian besar diakibatkan karena seafood seperti udang dan kepiting, kacang ataupun susu.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan alergi pada makanan. Menurut Dr. Widodo Judarwanto, Sp.A yang merupakan salah satu dokter Children Allergy Center di salah satu rumah sakit di Jakarta mengemukakan jika terdapat 3 penyebab alergi makanan yaitu riwayat genetik, ketidaksempurnaan atau ketidakmatangan dari saluran pencernaan serta karena paparan makanan yang bersifat alergen yang masuk ke tubuh anak terlalu dini. Faktor penyebab 1 dan 2 akan membaik saat anak memasuki usia 2-7 tahun.

Cara paling mudah untuk menghindari agar anak tidak mengalami alergi makanan adalah dengan tidak memberikan makanan padat pada bayi Anda yang berusia di bawah 6 bulan. Pemberian susu terbaik ASI hingga usia anak minimal 6 bulan terbukti dapat mengurangi resiko anak terkena alergi makanan. Akan tetapi, ibu harus tetap menjaga pola makanan yang baik dan mengurangi menu makanan yang bersifat alergen atau yang dapat menimbulkan alergi misalnya seafood, telur, kacang ataupun susu sapi.

Gejala alergi pada anak berbeda satu sama lain dan orang tua harus jeli untuk mendeteksinya. Beberapa gejala yang muncul jika anak mengalami alergi makanan setelah mengkonsumsi makanan yang menjadi alergen yaitu, mual, muntah, diare, gatal (mulut, maka, tenggorokan, kulit, telinga), bibir bengkak, ruam merah, lidah bengkak, pusing, wajah pucat, dada sakit, denyut nadi melemah. Agar alergi tidak bertambah parah, maka Anda harus mengurangi makanan alergen misalnya jika susu sapi, ganti dengan menggunakan susu bayi terbaik soya. Misalnya SGM Soya yang memiliki formula dengan Isolat Protein Kedelai yang dapat memenuhi kebutuhan protein anak layaknya susu sapi. Jadi, pilih SGM Eksplor Soya untuk anak Anda yang mengalami alergi protein susu sapi ataupun menderita galaktosemia.

Sign In or Register to comment.